𝗦𝘂𝗿𝗮𝗯𝗮𝘆𝗮,Reportaseindonesia.net-Bupati Gatut Sunu Wibowo menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Timur yang digelar Kamis (19/2/2026) di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mendukung implementasi program strategis nasional tersebut.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara serta kepala daerah se-Jawa Timur. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang, Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Rizki Sadiq, Anggota Komisi V DPR RI Arizal Tom Liwafa, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
Dalam rakor tersebut dibahas sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), mekanisme monitoring pemenuhan gizi, hingga evaluasi pelaksanaan MBG di Jawa Timur.
Diskusi juga menyoroti penguatan sinergi lintas sektor agar program berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya bagi peserta didik. Pemenuhan gizi seimbang diharapkan mampu menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Siap Kawal Implementasi di Daerah
Bupati Gatut menegaskan kesiapan Pemkab Tulungagung untuk mendukung penuh implementasi program di daerahnya.
“Kami berkomitmen memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara optimal di Tulungagung. Sinergi lintas perangkat daerah, dukungan sekolah, serta pengawasan ketat terhadap standar higiene dan sanitasi akan menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.
Menurutnya, program ini bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Melalui keikutsertaan dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan kesiapan bersinergi dan berkontribusi aktif menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya bersama membangun generasi emas Indonesia di masa depan. (*)
















