Trenggalek,Reportaseindonesia.net- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, resmi menyetujui pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp70 miliar dari pemerintah pusat. Persetujuan ini diberikan dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (14/11/2025).
Pinjaman PEN ini akan dialokasikan untuk tiga sektor utama, yaitu pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan destinasi wisata, dan pengembangan kawasan kota atraktif. Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan dan percepatan ekonomi daerah.
“Teman-teman sudah menyetujui pinjaman PEN sebesar Rp70 miliar untuk tiga pos besar, yakni peningkatan infrastruktur, peningkatan pariwisata untuk menambah PAD (pendapatan asli daerah), dan pengembangan kota atraktif,” jelas Doding.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah menyusun skema pembayaran pinjaman PEN ini dalam jangka waktu tiga tahun. Beban bunga sekitar Rp9 miliar diharapkan dapat ditutup dari peningkatan pendapatan daerah, khususnya dari sektor wisata.
Doding Rahmadi menyampaikan agar anggaran ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi warga Trenggalek. “Harapannya anggaran ini benar-benar bermanfaat untuk warga Trenggalek. Bunga sekitar Rp9 miliar itu bisa ditutup dari peningkatan pendapatan,” ujarnya.
Lebih dari separuh pinjaman PEN akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, sekitar Rp40 miliar. Ini memastikan bahwa anggaran dasar pembangunan tahun 2026 dipastikan akan bertambah secara signifikan.
Pengembangan destinasi wisata unggulan Trenggalek, seperti Pantai Prigi, Pantai Simbaronce, Goa Lawa, dan Dilem Wilis, juga akan didanai dari pinjaman PEN. Proyek ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi wisata alam Trenggalek dan meningkatkan PAD.
Doding berharap pengembangan ini sesuai perencanaan dan mampu meningkatkan PAD, “Mudah-mudahan pengembangan ini sesuai perencanaan dan mampu meningkatkan PAD,” pungkasnya. *(ag)*


















