Tulungagung,Reportaseindonesia.net-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Iskak Tulungagung kembali menunjukkan kiprahnya dalam bidang inovasi kesehatan. Kali ini, layanan SIKARISMA (Sistem Kirim Obat Sampai Rumah Tanpa Antre Secara Aman, Cepat, dan Akurat) yang dimiliki RSUD Dr. Iskak sukses mencuri perhatian di gelaran GIGA FEST 2025, di halaman Kantor BRIDA Kabupaten Tulungagung, pada Rabu(28/10/2025).
Apa itu SIKARISMA?
SIKARISMA adalah layanan yang memudahkan pasien mendapatkan obat hanya dengan menunggu di rumah. Pasien tidak perlu lagi repot-repot mengantre di rumah sakit untuk mengambil obat. Dengan SIKARISMA, obat akan dikirim langsung ke rumah pasien dengan aman, cepat, dan akurat.

GIGA FEST 2025 adalah event yang menampilkan 20 inovasi terseleksi dari 339 inovasi yang ambil bagian dalam Gebyar Inovasi dan Teknologi Tulungagung. SIKARISMA berhasil menarik perhatian pengunjung dan menjadi salah satu inovasi yang paling diminati di acara tersebut.
Bersama 19 inovasi lain dari organisasi perangkat daerah yang unjuk perhatian di GIGA FEST 2025, SIKARISMA sukses menarik kunjungan ke stand RSUD Dr. Iskak, Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka pendukung kegiatan hari jadi Kabupaten Tulungagung ke-820 tahun.

Mengambil tema “Dengan Inovasi dan Teknologi Menuju Tulungagung Lebih Keren (Keren, Kreatif, Elaboratif, Responsif, Edukatif dan Normatif)” acara ini hanya berlangsung sehari di halaman Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Tulungagung. Para peserta tidak hanya beradu kreativitas, tetapi juga bertukar ide dan pengalaman antar perangkat daerah.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Tulungagung, Wahiyd Masrur, S.Sos., M.M mengatakan, GIGA FEST 2025 digelar untuk mendorong inovasi agar lebih bermanfaat secara nyata di masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kesadaran akan pentingnya inovasi dan memfasilitasi untuk memamerkan hasil karya dan memperkuat kolaborasi antar pemerintah, akademis, pelaku UMKM atau stake holder dalam bidang teknologi dan inovasi,” terang Wahiyd.
Kepala BRIDA Jawa Timur, Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes. yang hadir dalam acara ini mengatakan, inovasi memiliki dua syarat yakni keberlanjutan dan bermanfaat. Keberlanjutan menjadi hal penting dalam inovasi agar terus bisa diaplikasikan, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E ini juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Tulungagung, Kepala OPD, Kepala Dinas, Plt. Direktur RSUD Dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes, Direktur RSUD Campurdarat dan tamu undangan lainnya.
Gatut Sunu Wibowo mengatakan acara ini menjadi momentum penting utnuk mempromosikan teknologi terbaru atau terbarukan oleh para inovator, sekaligus implementasi sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dengan Pemkab Tulungagung.
“Di era transformasi digital yang begitu cepat, berinovasi sudah menjadi kebutuhan dan solusi atas tantangan zaman yang menjadi kunci kemajuan daerah,” terang Gatut Sunu.
Bupati mengapresiasi upaya para inovator dan tim kreatif dalam kegiatan ini. Ia optimis Kabupaten Tulungagung memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dalam menghadapi tantangan global.
Usai prosesi pengguntingan pita oleh Bupati Tulungagung, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke stan pameran inovasi yang diikuti oleh para kepala OPD, direktur rumah sakit, pimpinan BUMD, Kepala Kemenag, perwakilan DPRD, Ketua Baznas, pimpinan perbankan, serta unsur Forkopimda dan akademisi. *(LK)*


















