Tulungagung,Reportaseindonesia.net– Pemerintah Desa Sendang terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP). Pada Selasa (04/03/2026), kegiatan Posyandu ILP sukses dilaksanakan di Pos 2, RT 05 / RW 02, kediaman Ibu Titin, Desa Sendang.
Kegiatan rutin bulanan ini menyasar dua kelompok rentan, yakni balita dan lansia. Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 62 balita dan 51 lansia hadir untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari para kader posyandu dengan pendampingan tenaga medis.
Bidan Desa Sendang, Endang Nuryantini, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa prosedur pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sesuai standar ILP.
“Untuk balita, kami lakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta deteksi dini tumbuh kembang anak. Sedangkan untuk lansia, pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan, ukur lingkar perut, hingga pemberian vitamin,” jelas Endang.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur, susu dan roti di harapkan dapat membantu meningkatkan nilai gizi peserta Posyandu ILP. Endang juga mengapresiasi dedikasi para kader Posyandu ILP Desa Sendang yang konsisten menjalankan kegiatan ini rutin setiap bulan.
Di lokasi yang sama, Kepala Desa Sendang, Suwarto, menegaskan bahwa kehadiran Posyandu ILP merupakan instrumen penting dalam menjaga kualitas hidup warga. Menurutnya, pemantauan rutin adalah kunci dalam mendeteksi masalah kesehatan sejak awal.
“Posyandu ILP ini sangat penting untuk memantau daya tumbuh balita dan kesehatan lansia. Selain itu, kegiatan ini merupakan langkah nyata kami dalam mencegah stunting dan mendeteksi gejala penyakit sejak dini agar bisa segera ditangani,” tegas Suwarto.
Dengan adanya integrasi layanan ini, Pemerintah Desa Sendang berharap derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, angka stunting dapat ditekan seminimal mungkin, dan para lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat serta terpantau secara medis. (ag)
















