banner 728x250

Ribuan Warga Padati Puncak Labuh Laut Pantai Sine Kalibatur, Wayang Kulit Jadi Magnet Wisata Budaya

Labuh Laut Pantai Sine

banner 120x600
banner 468x60

TULUNGAGUNG,Reportaseindonesia.net– Tradisi tahunan Labuh Laut di Pantai Sine Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, mencapai puncaknya pada Jumat malam (8/5/2026). Ritual adat yang menjadi simbol rasa syukur nelayan dan warga pesisir ini ditutup dengan pagelaran wayang kulit spektakuler yang menyedot antusiasme ribuan warga.

Acara yang dipusatkan di balai pendopo Pantai Sine tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Tulungagung, Muhamad Ardian Chandra, S.STP. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi konsistensi warga Kalibatur dalam menjaga warisan leluhur.

banner 325x300

“Kegiatan ini bukan sekadar pesta rakyat, tapi merupakan wujud pelestarian budaya yang memiliki daya tarik wisata luar biasa bagi Kabupaten Tulungagung,” ujar Ardian Chandra.

Senada dengan itu, Camat Kalidawir, Rusdiyanto, S.STP., MM., beserta jajaran Forkopimcam juga tampak hadir di tengah-tengah undangan. Kehadiran para tokoh masyarakat, tokoh budaya, perangkat desa, serta seluruh warga Desa Kalibatur dan sekitarnya menambah suasana keguyubrukunan yang kental.

Prosesi Labuh Laut Pantai sine, jum’at (8/5).

Puncak acara ditandai dengan penyerahan tokoh wayang kepada dalang untuk memulai lakon “Negoro Ngayapan”. Lakon ini dipilih karena memiliki filosofi mendalam. Dalam pakem pewayangan, Negoro berarti kerajaan dan Ngayapan merujuk pada suasana pertemuan agung di kerajaan yang sedang menghadapi pergolakan atau mencari solusi demi kemakmuran rakyat.

Lakon ini seolah menjadi doa dan harapan bagi warga Desa Kalibatur agar senantiasa diberikan kekuatan, solusi atas segala rintangan, dan kesejahteraan yang melimpah setelah pelaksanaan ritual Labuh Laut.

Hingga dini hari, warga tetap bertahan menyaksikan setiap babak pertunjukan. Pagelaran ini resmi mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan Labuh Laut tahun 2026 dengan sukses, aman, dan penuh makna budaya. (AG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *