banner 728x250

Pemdes Tanggulturus Gelar Bersih Desa, Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi Budaya

Bersih Desa Tanggulturus 2026

banner 120x600
banner 468x60

TULUNGAGUNG, Reportaseindonesia.net – Pemerintah Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, menggelar tradisi Bersih Desa pada Minggu (12/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat sebagai Suronan. Kegiatan tahunan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Acara dihadiri Camat Besuki beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tanggulturus. Rangkaian kegiatan diawali dengan kirim doa bersama sebagai ungkapan syukur atas limpahan kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang diberikan kepada masyarakat.

banner 325x300

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Desa Tanggulturus juga menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp200.000 yang bersumber dari Dana Desa.

Memasuki pukul 09.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan selamatan Bersih Desa di Balai Desa Tanggulturus. Warga datang membawa berkat sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan doa agar desa senantiasa diberi keberkahan, keamanan, serta kesejahteraan.

Kepala Desa Tanggulturus, Wahyunita Ningsih, yang akrab disapa Bu Lurah Nita, mengatakan tradisi Bersih Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan warisan budaya yang sarat nilai spiritual, sosial, dan gotong royong.

“Bersih Desa adalah tradisi yang diwariskan oleh para leluhur sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kebersamaan, melestarikan budaya, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim. Semoga Desa Tanggulturus senantiasa diberi keberkahan, masyarakatnya hidup rukun, aman, sejahtera, serta dijauhkan dari segala musibah,” ujar Bu Lurah Nita.

Ia menambahkan, pelaksanaan Bersih Desa juga menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dalam menjaga persatuan serta membangun desa secara bersama-sama.

Bersih Desa Tanggulturus, Gelar Doa bersama dan santunan anak yatim pada, Minggu (12/7).

Kehadiran Camat Besuki bersama jajaran Forkopimcam menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal yang tetap selaras dengan nilai-nilai kebersamaan dan kehidupan bermasyarakat.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika seluruh peserta menikmati hidangan bersama usai prosesi doa dan selamatan. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan hingga ditutup dengan doa bersama.

Melalui tradisi Bersih Desa yang rutin digelar setiap Bulan Muharram, Pemerintah Desa Tanggulturus berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta persatuan masyarakat terus terjaga. Tradisi ini diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya yang lestari, tetapi juga menjadi penguat kebersamaan dalam mewujudkan Desa Tanggulturus yang semakin maju, makmur, sejahtera, dan religius. (AG)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *