TRENGGALEK, Reportaseindonesia.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Progrib Trenggalek menggelar acara silaturahmi dan pembinaan UMKM pada Minggu sore (7/6/2026). Kegiatan yang mengusung semboyan “Bersatu, Bergerak, Berkarya Untuk Indonesia Maju” ini berlangsung di halaman stan UMKM Lapangan Sumbergedong, Trenggalek.
Acara ini dihadiri oleh Ketua DPW Progrib Jawa Timur Soemardi Priono, Humas DPW Progrib Jatim Muhamad Jamil, Ketua DPC Progrib Trenggalek Budiono, serta jajaran pengurus, kader, dan anggota tingkat PAC hingga ranting.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Progrib Trenggalek, Budiono, mengapresiasi semangat para kader yang hadir. Ia melaporkan bahwa dari 14 kecamatan di Trenggalek, sudah terbentuk 12 Pengurus Anak Cabang (PAC).”Tinggal dua PAC lagi yang akan segera kita bentuk. Kami bukan lambat, tetapi sangat selektif dalam memilih anggota agar kepengurusan benar-benar solid,” ujar Budiono.
Ketua DPW Progrib Jatim, Soemardi Priono, memanfaatkan momen ini untuk berdialog langsung dengan para kader dan pelaku UMKM. Mereka membahas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan. Soemardi menegaskan bahwa Progrib siap memberikan pendampingan hukum serta bantuan konkret berupa pinjaman modal tanpa bunga untuk UMKM binaan.
Sementara itu, Humas DPW Progrib Jatim, Muhamad Jamil, yang akrab disapa Bang Jamil menjelaskan bahwa agenda utama hari ini adalah silaturahmi dan konsolidasi organisasi.
“Kami ingin pengurus baru di Trenggalek dan pengurus Jawa Timur bisa saling mengenal dan bersinergi. Targetnya, dalam tiga bulan ke depan, seluruh kepengurusan DPC, PAC, hingga ranting di desa-desa sudah lengkap terisi. Setelah itu, kita akan terbitkan SK baru dan menggelar pelantikan bersama,” jelasnya.
Jamil juga memuji potensi besar yang dimiliki Progrib Trenggalek. Menurutnya, letak geografis Trenggalek yang berbatasan dengan beberapa kota menjadi peluang besar untuk berkembang. Ia optimistis Trenggalek bisa mengikuti jejak sukses Kabupaten Jember yang memiliki 38 kecamatan namun mampu mengisi seluruh lini kepengurusan dengan pergerakan yang masif.
“Harapan kami, teman-teman Progrib jangan diam. Harus terus bergerak dan berinovasi. Keberadaan Progrib harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, hingga administrasi. Dengan begitu, masyarakat merasa memiliki dan akan mencintai Progrib. Mari bersama-sama menggalang kekuatan untuk mendukung pemerintah menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (AG)


















