TULUNGAGUNG -Reportaseindonesia.net– Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam pembinaan Bela Negara. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kebangsaan sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di era modern.
Hal tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Kebijakan Regulasi di Bidang Bela Negara serta Penguatan Tenaga Ahli yang digelar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) di Ballroom Hotel Crown Victoria Tulungagung, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M.
Direktur Sumber Daya Manusia Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Raden Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol., menyampaikan bahwa pembinaan Bela Negara tidak dapat dilaksanakan oleh satu institusi saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi berbagai komponen bangsa agar pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Bela Negara harus dilaksanakan secara tertata, terpadu, dan terukur dengan melibatkan berbagai komponen bangsa,” ujar Brigjen TNI Raden Yoga Raharja.
Menurutnya, perkembangan lingkungan strategis menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Ancaman tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga berkembang di ruang siber dan muncul melalui disrupsi teknologi yang berlangsung semakin cepat. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapan seluruh elemen bangsa untuk membangun ketahanan nasional sesuai bidang dan perannya masing-masing.
Karena itu, keterlibatan berbagai unsur, termasuk dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan dunia usaha, dinilai penting dalam pembinaan Bela Negara. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar nilai-nilai kebangsaan dapat terus ditanamkan kepada masyarakat secara berkelanjutan dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Tiga Pilar Kabupaten Tulungagung, yakni Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M.; Kapolres Tulungagung AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K.; serta Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han. Hadir pula para Danramil, Kapolsek, camat, serta dosen di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat kewilayahan, dan kalangan akademisi tersebut mencerminkan pentingnya keterpaduan peran dalam memperkuat kesadaran Bela Negara dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemhan RI yang telah memberikan sosialisasi mengenai Bela Negara di Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan kebangsaan bagi para peserta.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat Tulungagung, memberikan pandangan dan wawasan kebangsaan,” ungkapnya.
Ia berharap para peserta tidak berhenti pada pemahaman terhadap materi yang disampaikan, tetapi juga mampu meneruskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Para peserta diharapkan dapat menjadi kader sekaligus duta dalam menyampaikan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Bela Negara.
Dengan demikian, pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, serta membangun kesadaran berbangsa dan bernegara diharapkan semakin luas di tengah masyarakat.
Sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun pembinaan Bela Negara yang tertata, terpadu, dan terukur di Kabupaten Tulungagung. (AG)


















