TRENGGALEK – BUMDes Guyup Rukun Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, menghadirkan inovasi baru melalui GRponik Open Farm, sebuah destinasi wisata petik melon premium berbasis budidaya hidroponik. Kehadiran wisata ini diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Trenggalek dan wisatawan yang ingin menikmati sensasi memetik buah melon langsung dari kebunnya.
Di kawasan agrowisata tersebut, pengunjung tidak hanya dapat melihat secara langsung proses budidaya melon dengan teknologi hidroponik, tetapi juga bebas memilih dan memetik sendiri buah yang telah matang di pohonnya.
Berbagai varietas melon unggulan tersedia di GRponik Open Farm, di antaranya White Hami yang memiliki cita rasa manis dengan tekstur lembut, serta Dalmatian yang dikenal dengan tampilannya yang unik dan rasa yang segar. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik modern sehingga menghasilkan buah yang berkualitas, sehat, dan minim penggunaan pestisida.
Selain menjadi tempat menikmati buah segar, GRponik Open Farm juga dikembangkan sebagai wisata edukasi. Pelajar, keluarga, maupun komunitas dapat belajar mengenai teknik budidaya hidroponik secara langsung di lokasi. Suasana kebun yang asri semakin menambah kenyamanan dan pengalaman berwisata bagi para pengunjung.
Lokasi wisata ini sangat mudah dijangkau karena berada tepat di sebelah Lapangan Karangsoko, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, di tepi jalan raya. Didukung area parkir yang luas, pengunjung yang datang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun rombongan akan merasa lebih nyaman.
Menariknya, setiap pengunjung dapat memetik sendiri melon pilihan, kemudian menimbang hasil panennya di lokasi sebelum dibawa pulang. Konsep ini memberikan pengalaman berbeda sekaligus menjamin kesegaran buah yang dinikmati.
GRponik Open Farm telah dibuka untuk umum sejak Sabtu, 4 Juli 2026. Jam operasional dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 07.00–11.30 WIB dan 14.00–17.30 WIB.
Kepala Desa Karangsoko, Slamet Karyanto, yang akrab disapa Mbah Slamet, mengatakan bahwa hadirnya wisata petik melon merupakan bagian dari upaya pemerintah desa bersama BUMDes untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“GRponik Open Farm merupakan salah satu bentuk inovasi BUMDes Guyup Rukun dalam mengelola potensi desa. Kami ingin menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Harapannya, keberadaan wisata petik melon ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha bagi warga, serta menjadikan Desa Karangsoko sebagai salah satu pusat agrowisata unggulan di Kabupaten Trenggalek,” ujar Mbah Slamet.
Ia juga mengajak masyarakat untuk datang bersama keluarga menikmati pengalaman memetik melon langsung dari kebun sekaligus mendukung pengembangan produk dan wisata desa.
Kehadiran GRponik Open Farm menjadi bukti komitmen BUMDes Guyup Rukun dalam mengembangkan sektor agrowisata berbasis pertanian modern. Destinasi ini diharapkan menjadi pilihan wisata keluarga yang edukatif, menyenangkan, sekaligus mampu menggerakkan perekonomian Desa Karangsoko secara berkelanjutan. (AG)


















