TULUNGAGUNG, Reportaseindonesia.net – – Satuan Tugas (Satgas) Grib Jaya menggelar rapat gladi pengamanan sebagai persiapan dalam mengawal jalannya aksi demonstrasi yang akan berlangsung pada 9 Juni 2026 di beberapa titik strategis di Kabupaten Tulungagung, yakni Kantor BPN, Kantor Satpol PP, dan berakhir di depan Kantor DPRD Tulungagung pada Selasa (8/6/2026).
Dalam rapat tersebut, sekitar 20 personel Satgas Grib Jaya disiapkan untuk membantu memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya aksi penyampaian pendapat di muka umum.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan tanpa menimbulkan ketegangan di tengah massa aksi.
Koordinator pengamanan menjelaskan bahwa sebagian personel akan mengenakan pakaian kasual atau preman guna memudahkan pemantauan situasi secara langsung dan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Fokus Utama Gladi Pengamanan
Rapat gladi difokuskan pada beberapa aspek penting, antara lain:
-Menyusun posisi personel pada titik-titik yang dianggap rawan.
-Menempatkan anggota berpakaian kasual untuk membaur dan memantau perkembangan situasi.
-Melaksanakan deteksi dini guna mencegah adanya pihak ketiga yang berupaya memicu kericuhan atau tindakan provokatif.
Skema Pengamanan di Lapangan
Pengamanan dibagi ke dalam beberapa sektor sebagai berikut:
Ring 1 (Pusat Demonstrasi)
Personel berpakaian kasual atau preman.
Bertugas memantau jalannya aksi, aktivitas orator, serta dinamika massa.
Ring 2 (Sekitar Lokasi Aksi)
Membantu pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas. Bertujuan mengurangi potensi kemacetan di sekitar area demonstrasi.
Ring 3 (Akses Masuk Lokasi)
Melakukan pemeriksaan barang bawaan secara persuasif sesuai ketentuan yang berlaku. Mengantisipasi masuknya benda-benda yang berpotensi membahayakan keselamatan peserta aksi maupun masyarakat sekitar.
Langkah Antisipasi
Selain menyiapkan skema pengamanan berlapis, Satgas Grib Jaya juga menekankan beberapa protokol pendukung, di antaranya:
Mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis apabila terjadi gesekan kecil di lapangan.
Memastikan koordinasi dan komunikasi antaranggota berjalan cepat dan efektif.
Menyiapkan jalur evakuasi medis untuk penanganan kondisi darurat apabila diperlukan.
Melalui persiapan tersebut, Satgas Grib Jaya berharap pelaksanaan aksi demonstrasi dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai. (*)


















